Tag Archives: operating room nurse

Salah Satu Rahasia Kecil Dari Diri Kita

20 Okt

#Turn On 74

Dalam salah satu Kalam Ilahi, tentu saja saya mendengarnya dari para guru yang menyampaikan, adalah jika kita bersyukur atas apapun yang dikaruniakan oleh Tuhan, maka Tuhan akan menambahnya. Itu pasti, bukan hanya sekedar janji. Hanya saja, seringnya, kita lupa terhadap hal yang satu ini.

Kita, sering melewatkan hal ini. bersyukur. Seringnya, kita malah lebih sibuk memperhatikan kesibukan serta apa-apa yang dilakukan orang lain. Sekolah, dari jenjang apapun, saya rasa sebagian dari kita sudah menempuhnya dengan (sebagian besar) dibiayai oleh orang tua dan tentu saja lebih banyak bantuan dariNya. Dan sekarang, jika sudah bekerja, lagi-lagi juga  sudah diberikan kesempatan olehNya. Namun, semuanya itu pun serasa masih kurang. Masih belum cukup. Inilah salah satu hal yang mesti kita perbaiki. Perlu sesegera kita benahi. Baca lebih lanjut

Iklan

Baik Terhadap Sesama

18 Okt

#Turn On 72

Alhamdulillah, kiranya, itulah kata pembuka yang paling pas untuk membuka catatan kali ini. Alhamdulillah, perjalanan saya lancar, semenjak dari Kudus, transit Semarang untuk naik pesawat, lalu transit lagi di Jakarta, dan Alhamdulillah malam ini saya sudah berada di Batam lagi. episode Merantau akan dilanjutkan lagi, hehe.

Kita semua tahu, beberapa waktu yang lalu kita merayakan Hari Raya Idul Adha atau lebih dikenal dengan nama Hari Raya Kurban. Dan sebagian besar dari kita, saya yakin, sudah banyak mendengar cerita seputar kejadian istimewa ini. dan tentu saja, Hari Raya Idul Adha sangat erat kaitannya juga dengan pelaksanaan ibadah Haji di Tanah Suci di Mekkah. Baca lebih lanjut

Cerita Seekor Kambing Dan Dua Remaja Yang Cantik Hatinya

14 Okt

#Turn On 72

Sekitar empat bulan lalu saya membaca catatan ini. cerita yang ditulis oleh Tere Liye di fanpagenya. Beberapa hari yang lalu saya sudah berencana me-repost tulisan ini, namun selalu tertunda karena sedang menulis catatan lain.

Oke, langsung saja, silahkan dibaca, insyaallah bisa memberikan manfaat bagi kita semua,

Ada dua kakak-adik perempuan, satu namanya Puteri (usia 13 tahun, SMP), satu lagi namanya Ais (usia 16 tahun, SMA). Mereka tidak beda dengan jutaan remaja lainnya, meski tdk berlebihan, juga ikutan gelombang remaja yg menyukai budaya populer saat ini, seperti lagu-lagu, boyband, film-film, dsbgnya. Kabar baiknya, dua anak ini memiliki pemahaman yg baik, berbeda, dan itu akan menjadi bagian penting dalam cerita ini. Baca lebih lanjut

Selamat Datang Di Bumi Reyog Kawan

14 Okt

#Turn On 71

“Tinggal bentar lagi mas, lurus saja”.

Pernyataan yang datang dari penduduk yang tinggal di tengah hutan itu, akan menjadi salah satu hal yang akan saya ingat untuk waktu lama. Mengapa demikian?.

Pagi ini, waktu menunjukkan pukul 05.30,  setelah direncanakan jauh hari sebelumnya, saya dan bapak akan pergi mengunjungi adik saya yang ada di Pondok Modern Gontor Ponorogo. Tepatnya di Gontor satu. Sebenarnya, setelah saya membaca novel “Negeri Lima Menara” nya Ahmad Fuadi sekitar empat tahun lalu, justeru saya yang ingin ke tempat ini. untuk menuntut ilmu. Untuk belajar bahasa-bahasa dunia. Karena memang system disini mengharuskan para santri untuk menggunakan bahasa arab dan inggris selama tujuh hari kali dua puluh empat jam. Baca lebih lanjut

Selamat Pagi Kudus

14 Okt

#Turn On 70

Pagi ini, masih dengan suasana khas kampung kecil kami. Suara burung berkicau disana sini, ada Murai Batu, Bentet, serta beberapa burung lainnya, yang kesemuanya ada di dalam sangkar milik sang empunya. Udara pagi yang sejuk, karena tepat di sebelah rumah saya adalah ladang luas dan ada sungai yang memisahkan Kudus dengan Demak.

Kampung saya terbilang kecil. Semisal dibuat prosentase. Mungkin hanya sekitar sepuluh  persen saja yang digunakan untuk tempat tinggal penduduk. Selebihnya?, Hamparan sawah, ladang dan sungai membentang sejauh mata memandang. Baca lebih lanjut

Sungguh, Beda Rasanya

8 Okt

#Turn On 69

Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu saya sampai di rumah dengan selamat. Perjalanan saya lancar, hampir tengah malam saya sampai rumah. Ah, sampai Undaan, betapa hati ini terasa lengkap kalau sebelumnya ada bagian yang seakan kurang.

Saya mengendarai sepeda motor yang ditinggalkan oleh saudara saya yang sebelumnya berangkat ke Batam pada hari minggu, lalu selasa malam saya bawa sepeda motor tersebut kembali ke Kudus. Perjalanan malam. Walaupun badan terus terang sudah merasa letih, namun, setelah sampai di Semarang, seakan semuanya menguap. Baca lebih lanjut

Catatan dari Sebelah Ibu Kota

8 Okt

#Turn On 68

“Saya harus menulis disana”, saya bergumam beberapa hari yang lalu. Saya memang ingin menulis catatan tentang perjalanan saya saat mudik kali ini. dan Terminal 1B Soetta akan menjadi salah satu saksinya.

Pagi tadi, saya bangun lebih pagi dari biasanya. biasanya saya bangun sekitar jam empat atau seringnya saat adzan shubuh berkumandang. Namun, tadi pagi, saya terbangun gara-gara ada sms iseng yang datang entah darimana. Pesan singkat yang berbunyi, “Invite pin BB aku ya, maaf kontaknya ilang”. Hadeh, saya kan bukan pengguna BB, saya kan pengguna system robot hijau itu. namun, sudahlah, tak perlu dibahas panjang-panjang. Saya sudah terlanjur bangun. Baca lebih lanjut