Sebuah Senja di Sudut Osaka

11 Okt

#Bunka 14

Pernahkan teman-teman merasakan rasa malas yang luar biasa?

Mau ngapai-ngapain terasa ogah. Bagi yang sedang belajar, membuka buku seakan berat betul rasanya. Bagi yang sedang bekerja, terasa hati tidak singkron dengan gerak badan. Entah mengapa, tentu macam-macam alasannya.

Sebagai orang biasa, terkadang saya pun tidak luput dari serangan rasa malas tersebut. Kadang mudah untuk diatasi, beberapa harus cari cara baru untuk menghilangkannya. Kalau sabun sunlight bisa mengangkatnya, mungkin akan terasa lebih mudah. Lah memang lemak di piring apa, hehe.

Mumpung di akhir pekan, setelah segala rupa dan warna berbagai tugas serta ujian seminggu ini, sepertinya jalan-jalan sebentar di luar cukup memberikan energy baru menikmati sejenak hari libur dan mempersiapkan fisik dan mental untuk seminggu ke depan.

Kalau ingin ke tempat wisata, boleh-boleh saja. Yang tanpa biaya pun bisa, seperti saya sehabis makan malam tadi. Sejenak keluar dari asrama untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari serta lauk untuk besok pagi.

Sepanjang perjalanan, mata saya tak lepas memandangi sepeda yang terjejer rapi di sebelah stasiun Abiko yang tidak jauh dari tempat pelatihan saya. Ya, pengguna sepeda di daerah sini, dan di Jepang khususnya begitu luar biasa banyak!

Para eksekutif yang berjas dan berdasi dengan sepatu mengkilapnya pun pergi ke stasiun atau kantor dengan sepeda. Para mbak-mbak orang jepang, yang tak lepas dari dandanan modis pun naik sepeda kemana-mana.

Jangan ditanya para anak sekolah. Pilihannya hanya 2, kalau tidak berjalan kaki ya menggunakan sepeda. Lalu sepeda motor gimana? Entah, lihat sepeda motor di daerah sini bagai mencari jerami di tumpukan rumput, eh, kebalik ya? Jarang pake banget lah pokoknya!

Apakah dengan itu rasa malas seketika hilang? Ternyata tidak juga. Lalu bagaimana dong? Kalau saya sendiri, ada beberapa cara yang kadang saya pakai. Kalau tidak membaca buku ya lihat beberapa video klip yang saya suka.

Salah satunya adalah video klipnya Endah N Rhesa yang berjudul “Mimpi takkah berlari”.

Kali pertama saya menonton video ini ketika masih di Jakarta dulu. Dari sebuah blog, secara tidak sengaja saya membaca tulisan yang mengulas tentang video ini. Lalu segera saya cari, dan tadaaaa, memang bagus dan memotivasi!

Baiklah, tulisan kali ini memang tidak terlalu panjang seperti biasanya. Apa karena saya masih terserang rasa malas ya? Hehe. Semoga tidak.

Oh ya, kelupaan, selamat menyaksikan ya.

Osaka, 10 September 2016, hampir tengah malam
Uki

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: