Jangan Lengah, Kawan!

27 Jun

#Kaizen 34

Yap, akhirnya ketemu juga dengan malam minggu. Saatnya duduk, merenung, dan memikirkan sejenak apa yang telah terjadi selama seminggu ini. Tik, tok, tik, tok…..dan hasilnya, selama seminggu ini ternyata hari-hari serasa berjalan lebih cepat dari sebelumnya.

Mulai dari bangun tidur, yang diawali dengan cuci tangan, cuci muka, kumur-kumur, kemudian sahur dan kemudian, jreng, jrenggg, seakan tiba-tiba malam telah datang lagi dan tibalah saatnya untuk memejamkan mata untuk beristirahat kembali.

Seminggu ini, ada kejadian apa saja ya?

Tentunya banyak kegiatan yang telah terjadi. Salah satunya, alhamdulillah hari selasa kemarin, pengumuman dari BNP2TKI telah keluar. Daftar nama calon Kangoshi dan Kaigofukushishi untuk tes tahun ini telah keluar, dan alhamdulillah saya dan teman-teman pelatihan bisa lolos seleksi pertama alias pemberkasan.

Ini adalah langkah awal untuk mengikuti tes lebih lanjut yang jangka waktunya lumayan lama. Insyaallah tes pertama akan berlangsung tanggal 2 Juli 2015. Dan kami, yang mendaftar di Bandung, akan melakukan tes di Bandung juga, tepatnya di Poltekkes Bandung yang berada di Jalan Dr. Otten.

Apakah ini sudah selesai? Belum. Masih panjang perjalanan, Kawan. Kami tidak boleh lengah hanya gara-gara kegembiraan sesaat yang bisa melenakan. Bergembira boleh, atau lebih tepatnya bersyukur atas pengumuman ini.

Lantas, bagaimana semestinya? Bagi saya, seperti yang saya ingat betul apa yang dikatakan oleh Bapak saya. Bahwa cara terbaik untuk bersyukur adalah selain mengucapkan rasa syukur yang mendalam, boleh jadi disertai sujud syukur, kita juga harus berusaha lebih giat lagi terhadap apa yang telah kita lakukan sebelumnya.

Dulu, saat saya masih sering diajak bapak saya untuk menyiangi hama di sawah yang ditanami kacang hijau, Bapak saya berujar, “Dengan menyiangi rumput yang tumbuh di sela-sela tumbuhan, lalu memupuk tanaman dengan pupuk penyubur, serta menyemprot tanaman dengan pembasmi hama. Itu semua adalah bentuk doa yang sebenarnya yang bisa kita lakukan sebagai seorang petani.”

Cukup lama saya mencerna kalimat Bapak saya tersebut. Namun, setelah itu saya menjadi paham, bahwa doa tidak hanya berbentuk kalimat demi kalimat yang kita ucapkan saat kita shalat ataupun waktu-waktu lain selain shalat. Namun, dengan belajar dengan giat, bekerja dengan semangat, serta konsisten menjaga hal-hal baik yang kita lakukan juga merupakan suatu doa.  Doa yang tidak berbentuk ucapan, namun doa yang berbentuk tindakan.

Begitu juga dengan hasil pengumuman kemarin. Menurut saya, boleh jadi, hal terbaik untuk menyikapinya adalah dengan cara tetap fokus. Jangan lengah hanya karena kita “seakan” telah lolos tahap pertama tersebut.

Memang, saya menyadari, boleh jadi semua orang yang ikut mendaftar untuk program ini juga. Bahwa untuk mendaftar saja sudah cukup merepotkan, apalagi kemarin juga ada email pemberitahuan tambahan bahwa ada beberapa dokumen yang diminta untuk melengkapi. Salah satunya adalah, bagi calon Kangoshi, surat pengalaman kerja yang dilampirkan harus terjemah tersumpahkan ke dalam bahasa inggris juga.

Namun, sejatinya, untuk mencapai suatu puncak tertinggi, tentu diperlukan usaha untuk melewati berbagai jalan terjal, menanjak, yang kesemuanya itu tidak mudah. Dan para pendaki yang berhasil melewati semua itu, ketika sampai di puncak, akan merasakan suatu kebahagiaan yang tidak bisa digambarkan.

Begitu juga dengan kami, boleh jadi, tujuan kami, yaitu agar bisa lolos tes dan bisa bekerja di Jepang. Semua hal-hal pahit yang kami rasakan sekarang adalah bagaikan jalan terjal dan menanjak bagi seorang pendaki gunung tersebut. Memang tidak mudah, memang menyulitkan, dan memang merepotkan. Namun, hanya satu hal yang kami yakini,

Perjuangan yang panjang dan berat tidak akan mengkhianati hasil!

Bandung, 27 Juni 2015, 22.15 WIB,

Uki

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: