Sajak “Tak Usah Kau Menatapku”

2 Jun

Pagi yang cerah
Kala mentari malu-malu menampakkan dirinya
Hangat menyapa
Memberikan senyuman
Memberikan harapan

Saat pagi menyapa
Ketika murid-murid hendak masuk kelas
Dengan lesu seakan tanpa tenaga
Maka sang guru pun berkata

Anakku
Tak usahlah kau menatapku
Tataplah masa depan yang terbentang
Yang masih diselimuti misteri
Yang masih menanti untuk ditemui

Anakku
Tak usahlah kau bermuram durja
Dunia ini terlalu indah untuk kau hiraukan
Banyak tempat indah yang menanti
Banyak keajaiban yang masih tersembunyi
Cerialah
Bergembiralah

Anakku
Mengapa kau masih di sini
Diam termenung seakan tak ada arti
Bergegaslah
Berlarilah
Sosonglah masa depan yang ada di depanmu

Bawalah bekal yang cukup dalam perjalananmu
Karena itu adalah sebuah perjalanan yang panjang
Sebuah perjalanan akan merubahmu
Menjadi pribadi yang tangguh
Menjadi pribadi yang berbeda
Dari hari kemarin

Anakku
Tak usahlah kau menatapku

*Terinpirasi dari puisi guru saya
*Uki

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: