Pohon Harapan

11 Mar

#Kaizen 9

Malam kian larut, suasana sepi menyergap dari berbagai sisi. Saat seperti inilah, berbagai kenangan dari masa lalu dengan mudahnya muncul. Ada yang menyenangkan, ada juga yang penuh duka. Namun, dengan berbagai kejadian itulah, saat ini kita masih menapaki hari demi hari yang masih menjadi misteri.

Sebelum beristirahat, ada baiknya kita meluangkan waktu sejenak untuk kembali melihat kejadian sehari ini. Yang sudah baik, semoga besok bisa lebih ditingkatkan. Kalau ada kesalahan, semoga besok sebisa mungkin tidak diulangi lagi. Karena sebagai manusia, kita pasti akan melakukan dua hal tersebut.

Setelah itu, seyogyanya kita berdoa. Berdoa untuk kedua orang tua kita, karena, boleh jadi, tanpa kita sadari, mereka lebih banyak mendoakan kita pada setiap malam yang ada dalam keseharian mereka. Mereka, dengan penuh kasih sayang, senantiasa mendoakan kita, dimanapun kita berada sekarang. Mari kita doakan mereka dengan doa-doa terbaik kita.

Lalu, guru-guru kita. Dengan perjuangan mereka, yang sedari kita kecil sudah banyak diajari banyak hal. Mulai dari mengenal huruf dan kata hingga mengenal kehidupan bermasyarakat dan bagaimana cara hidup bertetangga. Dengan kesabaran mereka yang sungguh luar biasa, kita bisa sampai jenjang ini. Bisa sampai titik ini. Terima kasih kami sampaikan kepada guru-guru terbaik. Doa-doa terbaik kan kami sampaikan teruntuk kalian semua, wahai pahlawan bangsa.

Lalu kepada teman-teman yang kita miliki, dimanapun mereka sekarang berada. Karena mereka jugalah kita sampai pada titik ini. Menurut kita, kadang, ada teman yang baik maupun kurang baik, tapi itu relatif. Semua adalah teman, hanya saja cara bertemannya yang boleh jadi berbeda. Kadang, jika ada yang suka ngomel, kita anggap itu kurang baik. Boleh jadi, karena omelan itulah kita berubah menjadi lebih baik. Daripada didiamkan saja? Malah lebih menyakitkan bukan jadinya? Kekurangan kita yang harusnya bisa diperbaiki, malah lewat sama sekali. Untuk mereka, doa-doa terbaik pun perlu kita sampaikan.

Dan kalau masih ditambah lagi, doa-doa itu disampaikan, boleh jadi akan lebih baik.

Nah, kalau seperti itu jadinya gak tidur-tidur dong? Semisal ada yang bertanya.

Dalam waktu 24 jam sehari, kita sudah mendapatkan porsi yang banyak untuk diri kita sendiri. Alangkah baiknya, kita sisihkan waktu sejenak untuk berdoa dan mendoakan. Karena dengan seperti itu, maka akan tercipta pohon harapan disetiap sudut di muka bumi ini. ketika setiap orang mendoakan orang lain. Ketika setiap orang memaafkan kesalahan orang lain. Insyaallah, akan tercipta kehidupan yang nyaman dimana-mana.

Oyasuminasai….

Uki

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: