Dimana Diri Kita?

10 Mar

#Kaizen 8

Seringkali, entah sadar atau tidak,saat kita berkumpul dengan orang lain, semisal keluarga, teman, atau orang yang baru ketemu dan kemudian menjadi akrab. Kita sering membicarakan tentang keberhasilan orang yang dekat dengan kita, entah itu saudara atau teman semasa sekolah.

Semisal, kita menceritakan bahwa si Budi sudah mapan sekarang, si Bambang sudah lulus S2 sekolahnya, si Jamilah sudah punya minimarket di pojok jalan sana, si Rudi sudah keliling dunia berkat beasiswa, si ini, si itu, dan boleh jadi masih banyak lagi.

Seakan kita menjadi ikut-ikutan hebat karena teman kita tersebut, padahal? Banyak dari kita yang masih disini-sini saja. Pergi kemana juga tidak. Sekolah juga masih yang ogah-ogahan, belajar dikesampingkan, ada tugas juga sering diabaikan, ada tantangan yang lebih malah keluhannya yang dilebih-lebihkan.

Kalau ditanya tentang keinginan dan cita-cita, tentu jawabannya tidak ada yang ingin menjadi biasa-biasa saja.

Terkadang, hal-hal seperti itulah yang sering membuat pikiran kita menjadi ciut. Ah, biar saja teman saya yang bisa kesana, saya disini juga tidak mengapa. Ah, biar saja teman saya bisa sekolah setinggi itu, kan dia begini, kan dia begitu, dan terus seperti itu.

Layaknya sebuah parasut, pikiran kita juga begitu. Parasut tidak akan berkembang jika belum dibuka, sama halnya dengan pikiran kita, tidak akan berkembang juga kalau belum dibuka.

Mari kita coba balik cerita diatas dengan cara, mulai sekarang kita berbuat lebih dari biasanya. Bekerja lebih dari biasanya. Agar suatu saat, kita tidak hanya bisa menceritakan keberhasilan orang lain saja, tapi kita bisa menceritakan keberhasilan kita sendiri.

Bagaimana? Mau?

Uki

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: