*Kamu Harus Cepat Pintar, Nak!

20 Nov

Dunia berputar sedemikian rupa

Membelah cakrawala luar angkasa

Bintang gemintang bersinar beraneka rupa

Membentuk konstelasi yang indahnya tiada tara

 

Namun, janganlah jauh-jauh dulu

Coba kita lihat di sekeliling kita

Masihbegitu banyaknya kesombongan dan keangkuhan yang merajalela

Begitu banyak drama dan sinema yang berawal dari kisah nyata

Boleh jadi, sebagian besar hanya cekikikan saja saat melihatnya

Tapi, begitu banyak yang belum mengerti benar asal usulnya

 

Orang tua

Makhluk yang mulia dan harus dimuliakan

Namun di ujung sana

Ada sebuah berita yang begitu kontra

Pilih kasih tetap saja terjadi diantara buah hatinya

Jadi kalau melihat yang sedemikian

Tidak mengherankan terjadi adanya perang saudara

 

Apakah ini sebuah prestasi?

Oh, bukan, Kawan, bukan!

Setiap anak tumbuh dengan keunikannya masing-masing

Tidak bisa disamakan satu dengan yang lain

Hanya, ada saja beberapa yang belum mengerti

 

Lalu ada sebuah benda yang bernama “uang” yang sangat begitu merusak

Bisa merusak hubungan saudara

Bahkan hubungan keluarga

Apa saja kalau sudah bersinggungan dengan hal ini

Lebih sering jadi runyam daripada akurnya

Dan yang lebih parah lagi

Benda ini lebih mengerikan daripada air di lautan

 

Kalau meminum air laut pasti rasanya selalu kurang

Meminumnya lagi pasti akan merasa kurang lagi

Rasa dahaga yang menyiksa selalu menghantui

Lama-lama menjadi lemas dan kemudian mati

 

Namun, benda yang satu ini jauh lebih mengerikan

Memilikinya harus mempunyai ilmu tersendiri

Kalau tidak,

BIla sudah punya, lebih sering akan merasa ingin punya lagi

Lagi, dan lagi

Rasa tamak lama-lama akan menjadi teman sejati

 

Ada orang yang meminjam sebentar

Harus segera dikembalikan lagi

Apalagi hanya anak sendiri

Cih!

Lebih gampang menagihnya

Cepat!

Buruan dikembalikan!

 

Duh, Tuhan Gusti

Maafkanlah orang tua kami

Maafkanlah prasangkan kami

Kami terkadang menjadi benci dengan hal ini

Mengapa kami sampai memusuhi para orang tua jenis ini

Apa yang salah dengan mereka?

Apa yang salah dengan kami?

Apakah mereka bersalah kepada kami?

Apakah kami yang bersalah kepada mereka?

 

Nak, cepatlah besar

Cepatlah menjadi pintar

Pergilah ke tempat-tempat yang banyak ilmunya

Pelajarilah berbagai hal

Jangan menggantungkan nasibmu pada kami

Jangan tergoda dengan harta warisan kami

Pergilah

Pelajarilah hidup dan kemandirian

Temukanlah banyak hal sulit

Hadapilah

Nikmatilah

 

Nak, masa yang akan datang akan lebih banyak masalah

Yang tidak bisa diselesaikan dengan hanya hafalan saja

 

Balaskanlah dendam kami pada benda yang bernama “uang” ini

Balaskanlah dendam kami pada hal yang bernama keserakahan ini

Balaskanlah dendam kami pada hal yang bernama ketamakan ini

Balaskanlah!

 

Jelaskan pada mereka arti persaudaraan

Jelaskan pada mereka arti keluarga

Jelaskanlah, Nak!

 

Kamu harus cepat pintar, Nak!

 

Sebuah catatan fiksi

Batam, 20 November 2014, 12.45 PM

Arsyad Syauqi

Iklan

Satu Tanggapan to “*Kamu Harus Cepat Pintar, Nak!”

  1. Sariha Devi 19 Desember 2014 pada 9:37 pm #

    Hai kak, apa kabar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: