Purnama Datang Lagi

18 Sep

#Turn On 63

Malam ini, bulan purnama datang lagi. Saya selalu suka memandangi bulan purnama, berlama-lama, melihat bentuknya yang bulat sempurna, pantulan cahaya matahari yang mengenainya, dipantulkan hingga mengenai bumi di malam hari ini, menjadikan malam ini menjadi temaram, menjadikan hati ini hangat oleh sinarnya yang lembut, mempesonakan hati.

Apakah kalian tahu mengapa saya begitu menyukai bulan purnama?, sederhana sekali, saya selalu ingat cerita dari para orang tua, cerita tentang bagaimana dulu ketika bulan purnama muncul, dan sebelum adanya listrik yang menerangi malam yang selalu datang, anak-anak tumpah ruah bermain di jalan-jalan kampung, di sekitar mushalla sembari menunggu waktu shalat tiba, semuanya bermain di bawah indahnya purnama yang datang sebulan sekali.

Begitulah kharisma sang purnama, anak-anak yang seakan merasa mengelilinginya, senangnya bukan main, berbagai permainan tradisional dimainkan. Mulai dari gobak sodor, jamuran, petak umpet, kotak pos, bahkan terkadang loncat tali, dilakukan di malam purnama ini. saat saya masih kecil dulu, tidak ada purnama yang terlewat tanpa adanya permainan di kampung, semuanya senang, semuanya berbahagia, kecuali ketika purnama dan saat itu hujan turun, jadinya di rumah saja deh, hehe.

Begitulah purnama demi purnama yang datang di kehidupan kami, kami mengelilinginya, kami menikmatinya, kami selalu menantikan kedatangannya.

Begitu juga dengan kehidupan kita, seringkali, kita terbentuk oleh lingkungan kita, terbentuk dari apa-apa yang mengelilingi keseharian kita, seperti sebuah tulisan dari Darwis Tere Liye.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman-teman yang sibuk mengejar cita-cita, maka kita akan ikut mengejar cita-cita.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman-teman yang sibuk berkata baik, berbuat baik, maka kita akan ikut berkata baik, berbuat baik.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman-teman yang giat belajar, tak henti mencari ilmu, maka kita akan ikut giat belajar, tak henti mencari ilmu.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman-teman yang selalu menyemangati, berkata positif, memotivasi, maka kita akan ikut semangat, berkata positif dan termotivasi.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman-teman yang saling mengerti, menerima apa adanya, maka kita akan ikut saling mengerti, menerima apa adanya.

Terkadang, saya merasakan semua ini begitu sederhana, hanya kita yang sekali lagi, terkadang membuatnya menjadi rumit, membuatnya menjadi sulit.

Malam yang datang dengan hadiah purnama, selalu membuat saya tersenyum dan merasa bahagia. Begitu indahnya purnama diciptakan olehNya, begitu indahnya malam yang didatangi oleh purnama ini.

Malam temaram, malam yang hangat, malam yang lebih cerah dibanding malam-malam lainnya, semoga hati kita juga senantiasa diselimuti rasa bersyukur kepadanya. Apapun yang terjadi, apapun yang kita kerjakan, apapun yang telah kita usahakan, apapun pengharapan serta doa yang kita ucapkan kepadaNya, semoga kita selalu bisa mensyukurinya. tetap berfikir positif terhadap semua hal yang telah dan sedang terjadi, insyaallah keberkahan selalu membingkai siang serta malam kita.

Satu catatan kecil yang selalu membingkai hidup saya, suatu catatan yang menuliskan bahwa kebahagiaan bukanlah semata-mata tentang banyaknya materi yang dimilki, bukan pula datang dari orang lain, bukan pula datang karena jabatan, apalagi kekuasaan, bukan dari semua itu, akan tetapi ketika hati kita merasa nyaman, selalu ceria, dan bisa menerima berbagai keadaan, oh, alangkah bahagianya hidup ini.

Sinar purnama yang masih menerangi malam ini, membingkai senyuman orang-orang yang memandangnya, menyatukannya, menjadikan hidup ini menjadi harmonis.

Batam, 18 September 2013

Arsyad Syauqi

Operating Room Nurse

 

Iklan

2 Tanggapan to “Purnama Datang Lagi”

  1. devisariha 22 September 2013 pada 3:03 pm #

    Nihao ma?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: