Nikmatnya Bergaul Dengan Siapa Saja

31 Agu

#Turn On 55

Selamat berakhir pekan bagi yang merayakan dan selamat menikmati akhir bulan Agustus yang tinggal beberapa saat lagi akan memasuki bulan September, hehe. jarum jam masih berdetak, mengeluarkan suara khasnya, tik, tak, tik, tak, serta kursor di layar monitor mini ini masih berkedip-kedip juga, menunggu keluarnya huruf yang merangkai selanjutnya.

Sudah cukup lama saya ingin menuliskan catatan yang satu ini, tentang cara pandang kita terhadap orang lain yang mempengaruhi kita dalam bergaul, namun, sering kali saat sudah berhadapan dengan tombol-tombol keypad ini, kok malah ingin menuliskan hal lain, entahlah, hehe.

Ada sebuah ceramah yang disampaikan oleh Aa Gym yang membuat cara pandang saya berubah dalam bergaul, kisahnya kurang lebih seperti ini,

Ada seorang pemuda di sebuah pondok yang oleh teman-temannya, pemuda ini dijuluki dengan sebutan trouble maker atau pembuat masalah. Seringkali hal-hal yang diperbuatnya menimbulkan masalah. Disuruh mengepel lantai, lantai tidak boleh diinjak, ini kan mustahil, hehe. disuruh jualan, harga seingat dirinya. Masalah lagi. Akhirnya, teman-teman pemuda ini melaporkan hal ini kepada sang guru.

Oleh sang guru, kita dalam bergaul dengan orang, pasti akan menjumpai kesalahan, namun dibalik kesalahan yang diperbuat, pasti ada kelebihan yang dimiliki. Karena manusia bukanlah malaikat yang senantiasa berbuat benar. Dan juga, manusia bukan juga syetan yang selalu berbuat kesalahan. Manusia bisa melakukan kesalahan, namun juga pasti memiliki kelebihan.

Teman-teman pemuda tersebut diminta sang guru untuk menyelidiki kelebihan yang dimiliki oleh orang yang dijuluki trouble maker itu. waktu demi waktu digunakan untuk menyelidiki, akhirnya, ketemulah salah satu kelebihan pemuda tersebut yang tidak dimiliki oleh orang lain, yaitu ia sangat rajin saat membersihkan toilet, haha. Jadi, ketika bertemu dengan pemuda tersebut, ingatlah teman-temannya dengan toilet, hehe.

Namun, inilah salah satu pelajaran bagi kita dalam bergaul dengan sesama. Terkadang, kita sering melakukan hal yang tidak adil dalam bergaul dengan orang lain. Kita hanya melihat kekurangan yang dimiliki. Hanya melihat kelakukan negatif yang diperbuat tanpa mengimbangi melihat hal positif yang sering juga dilakukan.

Bukankan indahnya bangunan itu terbentuk dari berbagai hal yang berbeda?, semisal gedung yang tinggi itu hanya tersusun atas batu bata saja, apakah bisa kuat dan menjulang tinggi ke atas?. Tentu saja tidak kawan. Gedung tinggi yang megah itu tersusun atas bahan-bahan yang berbeda, ada batu bata, ada semen, ada pasir, ada air, dan masih banyak hal lain yang ikut menyusunnya.

Begitu juga dengan kita dalam bergaul, kita pasti akan menemukan berbagai sikap serta berbagai sifat yang ada di sekeliling kita. ada yang manis, ada yang asin, ada yang asam, pahit, pedas, ada yang kayak nano-nano juga ada, hehe. itulah indahnya perbedaan yang menyusun masyarakat di sekitar kita.

Ibarat sambal, tidak akan terasa enak jika hanya terdiri atas cabe saja. Pasti ada garam, bawang, terasi dan berbagai hal lainnya. Bolehlah kita menyebut berbagai karakter yang membentuk lingkungan kita ini dengan nama masyarakat sambal.

Terkait dengan catatan ini, saya ingin mengucapkan salam perpisahan dan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada 2 orang kawan saya yang beberapa hari lagi akan resign dari ruangan tempat saya bekerja. karena, dalam bergaul, mungkin saja dengan sengaja atau tanpa sengaja saya melakukan hal yang tidak adil dengan melihat kekurangan yang dimiliki. Sesungguhnya lebih banyak hal baik yang dimiliki oleh kawan-kawan saya ini yang mungkin saya sering melewatkannya.

Saya juga minta maaf karena banyak kesalahan yang saya perbuat selama saya bergaul dengan kalian kawan, semoga segala ilmu yang pernah kalian ajarkan bisa bermanfaat serta menjadi amal yang tidak terputus pahalanya.

Selamat menjalani kegiatan baru selepas perpisahan yang sementara ini dengan kami, semoga suatu saat kita bisa berjumpa lagi, berjumpa dan bisa saling menceritakan kesuksesan masing-masing. Jangan lupa untuk tetap saling mendoakan ya.

Udahan dulu ngetiknya ya, *ambil tissue*

Batam, 31 Agustus 2013

Arsyad Syauqi

OR Nurse

Iklan

4 Tanggapan to “Nikmatnya Bergaul Dengan Siapa Saja”

  1. devisariha 1 September 2013 pada 6:52 am #

    haha… masyarakat sambal, jadi ingat sambal di rumah.Hehe….
    Inspiratif sekali tulisannya kak, tadi aku baca 2 tulisan kakak yg terakhir sekaligus lho…

    • arsyad syauqi 1 September 2013 pada 12:47 pm #

      terima kasih sudah sering mampir dik, tulisan yang mana aja tuh?

      alhamdulillah ini sudah posting lagi, silahkan dibaca..

      • devisariha 4 September 2013 pada 4:13 am #

        wahhh sekarang rajin update niiiih

      • arsyad syauqi 6 September 2013 pada 4:15 am #

        alhamdulillah, ada ide dan kesempatan menulis. jarang mampir lagi nih kayaknya. haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: