Reuni Siluman IPA

13 Agu

#Turn On 47

Adalah sebuah kegembiraan tersendiri ketika kita, termasuk saya juga, bisa berkumpul dengan keluarga, saudara-saudara, serta teman-teman yang menemani dalam setiap perjalanan hidup ini. dan momen hari raya Idul fitri seperti ini adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu untuk dijadikan waktu untuk berkumpul bersama.

Saat masih kecil dulu, saya berfikir, alangkah gembiranya masyarakat di seluruh dunia saat hari lebaran tiba, semuanya pada mudik dan berkumpul dengan keluarga masing-masing. Saya berfikir seperti itu karena setiap akan lebaran, semua berita pasti tidak luput dari yang namanya mudik, atau dalam istilah kebanyakan disebut “balik kampung”.

Sejauh apapun orang yang merantau, kalau momen seperti ini, pasti akan diusahakan untuk bisa pulang ke tempat asal, pulang untuk berkumpul dengan sanak family, pulang untuk saling berkunjung, dan tentu saja, ini yang hanya ada di Indonesia, tradisi silaturrahim dan bermaaf-maafan yang mungkin terbesar di seluruh dunia. Inilah salah satu Indonesia’s World Record menurut saya.

Namun, tidak semua orang bisa menikmati mudik. Adakalanya sebab tertentu menjadikan seseorang, bahkan sekeluarga yang ada di perantauan belum bisa mudik. Penyebabnya bisa bermacam-macam, salah satunya seperti saya, belum bisa mudik karena harus antri mudiknya, hehe. jadi untuk tahun ini saya belum bisa mudik, insyaallah semoga lebaran haji nanti bisa mudik, yang penting sama-sama lebarannya.

Hari ini, masih dalam rame-ramenya suasana orang saling berkunjung satu sama lain, masih rame-ramenya orang-orang mengadakan reuni, dan hari ini, masih dalam 8 hari rame-ramenya suasana lebaran, saya belum bisa melakukan keduanya, kalau berkunjung insyaallah masih bisa, berkunjung disini tapi, namun untuk reuni dengan teman-teman sekolah dulu, tentu saja belum bisa.

Saya masih ingat, kalau menjelang lebaran, teman-teman saya pasti sudah pada heboh untuk mengadakan acara kumpul-kumpul. Yang paling sederhana adalah bubar, atau buka bareng. Wah, bisa bermacam-macam latar belakang organisasi yang melakukan. Kalau saya, biasanya ikut dalam OSIS serta Pramuka. Ada juga perkumpulan teman-teman Drum Band, Rebana, Olahraga, macem-macem dah pokoknya. Walaupun saya hanya mengikuti 2 organisasi itu selama masih di Madrasah Aliyah, tapi kemeriahannya jangan ditanya, rame beneeeer dah.

Acara buka bareng itu masih pemanasannya, lalu setelah hari raya idul fitri, kami masih berkumpul lagi. Semasa masih sekolah dulu, kami sangat bersemangat untuk bersilaturahim ke rumah guru-guru. Madrasah kami dinaungi oleh sebuah yayasan yang memiliki MTs (Madrasah Tsanawiyah) serta MA (Madrasah Aliyah). Selama 6 tahun, saya bersekolah di satu tempat, namun, Alhamdulillah bisa menjelajah ke berbagai tempat karena mengikuti kegiatan ekstra. Dan selama 6 tahun itulah, kami memilki banyak guru, jumlahnya ada 60 lebih.

Tatkala di penghujung puncak rantai makanan, haha, jadi inget pelajaran biologinya bu guru, maksudnya kami berada di kelas XII. Kami sepakat untuk mengadakan silaturahim ke semua guru, walaupun dalam diskusinya ada beberapa yang kurang setuju, namun secara keseluruhan Alhamdulillah sepakat. Walhasil, semua guru yang mengajar dari kelas VII sampai kelas XII akan kami datangi. Setelah semua guru kami data, kami menetapkan tanggal pelaksanaan. Insyaallah dalam waktu 3 hari, lebaran hari ketiga sampai kelima, bismillah.

Kalau ingat semua itu, jadi kangen, karena sudah dua tahun ini saya belum bisa melakukannya lagi, hiks, hiks. Hehe.

Setelah kami diwisuda, Alhamdulillah komunikasi saya dengan teman-teman seangkatan masih baik, sampai 3 tahun kuliah pun saya masih berkesempatan bergabung dengan teman-teman untuk berkunjung ke rumah guru-guru, bedanya, tidak semua bisa kami datangi, kami gilir tiap tahunnya. Semoga dalam beberapa tahun semua bisa kami datangi kembali.

Dan acara yang paling ditunggu oleh tiap angkatan adalah reuni, kumpul kembali, temu kangen, kangen-kangenan, haha, apalagi istilahnya ya. Beberapa waktu yang lalu, salah satu teman menghubungi saya, menanyakan apakah lebaran tahun ini bisa mudik atau tidak. Dengan berat hati saya pun menjawab bahwa saya belum bisa pulang, karena saya masih mengantri untuk bisa mudik saat lebaran, semoga tahun depan bisa, aammin.

Teman tersebut mengabarkan bahwa tahun ini ada reuni, semua alumni kelas kami diundang, diundang semua, baik yang masih single ataupun yang sudah berkeluarga. Walaupun saya berada nun jauh di mato, saya tetap mengikuti perkembangan penyelenggaraan reuni ini. mulai dari pak ketua kelas abadi (jabatan abadi ini kami sematkan kepada ketua kelas XII kami, hehe) yang dengan kerelaannya, mendatangi tiap rumah untuk memberikan informasi serta undangan, dengan kerelaannya, walaupun di zaman yang sudah mengandalkan BBM, Whatsapp,, We Chat, Line dan segala tetek bengeknya. ini dilakukan oleh beliau, pak ketua kelas abadi kami, untuk mengukuhkan kembali kekompakan kami, kekompakan yang Alhamdulillah bisa membawa kami menjadi juara umum Class Meeting saat kelas XII lalu, tepuk tangan, tepuk tangan, plok, plok, plok!!!.

Dengan kekompakan teman-teman yang masih dengan semangat juang 45 kali dua, Alhamdulillah reuni itu bisa terlaksana lebaran hari keempat kemarin, tepatnya pada tanggal 11 Agustus 2013. Dan yang membuat saya bangga atas kinerja teman-teman, Alhamdulillah yang hadir hampir 70 persen, yang lainnya ada yang merantau, saya maksudnya, dan ada beberapa teman yang berhalangan karena pas ada acara di keluarganya juga. Yang hadir kemarin tidak hanya yang masih single-single itu, namun yang sudah berkeluarga juga banyak yang hadir, tentu saja dengan suami/istri mereka.

Dan saya, Alhamdulillah masih bisa bergabung, walaupun dengan sambungan telepon. Saya menelpon teman-teman sesaat sebelum acara dimulai. Karena acara reuni kemarin dibuat formal dengan manghadirkan salah seorang guru kami yang Alhamdulillah berkenan mengisi tausiyah. Saya hampir bisa bicara dengan semua orang, dan hampir semua mengajukan pertanyaan yang sama kepada saya, “Kok gak pulang lebaran ini?”. hehe.

Walaupun raga belum bisa bertemu untuk reuni, insyaallah hati ini akan selalu berkumpul dengan kalian, teman-temanku. Haha, malah jadi puitis. Walaupun belum bisa menghadiri langsung acara reuninya, yang tentu saja disana, berbagai hidangan yang sangat menggugah selera telah menanti, namun untuk saat ini, Reuni Saluran Langsung Jarak Jauh masih cukup untuk saya.

Reuni, mendekatkan yang jauh, serta mengakrabkan yang sudah dekat, kenangan demi kenangan yang terukir bersama kalian teman, tidak akan pernah saya lupakan. Semoga sukses buat kalian semua, salam sayang, salam hangat, salam persahabatan saya haturkan kepada kalian semua. Semoga tahun depan saya bisa bergabung dengan kalian di acara reuni selanjutnya, reuni Siluman IPA, silaturrahim Anak IPA.

Batam, 13 Agustus 2013

Arsyad Syauqi

OR Nurse

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: