“Gemuruh dalam dada itu punya nama”

12 Feb
 
 
 

Ada orang bijak pernah berkata
Lihatlah apa yang dikatakan
Jangan hanya melihat siapa yang mengatakan
….
Eksistensi dari sebuah opini
Terkadang sering kita remehkan
Hanya karena melihat siapa yang berpendapat
Pikiran ini seakan sudah jatuh terlalu dalam
Ke dalam sebuah lubang subjektifitas
Lubang ini gelap
Pekat dan pengap
Membuat siapa saja yang memasukinya akan merasa penat
Kehilangan kesadaran
Kehilangan kemampuan untuk merasakan
Kehilangan Gemuruh yang ada dalam dadanya
….
Orang bijak yang lain berkata juga
Mengapa kita terjatuh?
Supaya kita belajar untuk bangkit
….
Bangkit dari kegelapan
Meninggalkan kotak kejahiliyahan kita
Yang sering mengungkung
Membelenggu
Ia bagaikan gelapnya malam tanpa ada harapan datangnya pagi
Ia masuk ke dalam pori-pori
Pembuluh darah
Setiap saraf sensorik yang ada
Semuanya ingin dikuasainya
Hanya tinggal manusianya
Mampu melawan atau pasrah saja
….
Gemuruh dalam dada ini
Suaranya dasyat
Menggelegar
Mengingatkan kepada pribadi yang masih mencari
Terangnya cahaya pengetahuan
Objektifitas dari segala Hal
Walaupun jalannya terjal
Tapi ia akan mampu melewatinya
Pasti !

 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: